SYIFA IFTIKHAR
NIM : 2285160033
Filsafat Pendidikan
Visi dari Untirta adalah ‘Terwujudnya Universitas Sultan
Ageng Tirtayasa Maju, Bermutu, Berkarakter dan Berdaya Saing dalam Kebersamaan
Tahun 2025.’ Dimana berdasarkan visi tersebut ada penjelasannya. Pertama adalah
‘Maju’. Mengandung pengertian terwujudnya kondisi Untirta yang mengalami
pertumbuhan, peningkatan dan perubahan secara berkelanjutan. Kedua adalah
‘Bermutu’. Mengandung pengertian tercapainya kualitas layanan yang memberikan
kepuasan kepada pelanggan, lulusan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa yang
menguasai Iptek (hard skill) dan,
mampu berkolaborasi dan membangun jejaring (networking)
dan berkomunikasi atau soft skill menuju
kemajuan bangsa.
Ketiga adalah ‘Berdayasaing’.
Mengandung pengertian terwujudnya suatu dorongan pada diri pendidik (dosen,
tenaga kependidikan dan lulusan untuk memenangkan suatu persaingan (kompetisi),
lebih berprestasi, memiliki keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif,
berupaya lebih baik dari yang lain, tahan mmenghadapi berbagai kondisi,
hambatan dan tantangan serta mampu beradaptasi dengan lingkungan. Keempat
adalah ‘Berkarakter’. Mengandung arti tercapainya tenaga pendidik dan
kependidikan serta lulusan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa yang menguasai
iptek dengan menjunjung tinggi Kejujuran, Keadilan, Amanah, Berwibawa, Adil,
Religius dan Akuntabel (JAWARA). Dan yang terakhir adalah dalam ‘Kebersamaan’.
Dalam mewujudkan misi Untirta perlu terbangun komunikasi kerja di Universitas
Sultan Ageng Tirtayasa lebih mengutamakan semangat gotong royong, kolegial,
saling pengertian, saling menghargai dan saling menghormati, sebagai sebuah tim
kerja yang menjunjung tinggi solidaritas dan soliditas.
Dengan penguraian dari visi
Untirta tersebut, dapat disederhanakan dalam :
1.
Apa yang saya harapkan? (What may I
hope?) Harapan saya adalah semoga visi tersebut dapat terwujud secepatnya
serta benar adanya.
Karena
terkadang visi-visi seperti itu memiliki kemajuan yang lambat untuk diwujudkan.
Tetapi, jika dilihat dari Untirta yang sekarang, (berhubung saya adalah
mahasiwa baru) sudah banyak mengalami kemajuan. Mulai dari bangunan di kampus
A, Pakupatan sudah benar-benar bagus dan halamannya sangat luas. Karena disana
ada lima Fakultas yaitu, FEB (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), FKIP (Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan), FAPERTA (Fakultas Pertanian), FH (Fakultas
Hukum), dan FISIP (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik). Ruang kelas yang
memadai untuk mahasiswa. Tetapi untuk masjid, menurut saya kurang luas karena
banyaknya mahasiswa muslim yang shalat disana setiap harinya sehingga sering
penuh sesak. Begitupun pasokan air yang terkadang kurang memadai. Untuk di
kampus B, Cilegon. Kampus ini hanya khusus mahasiswa Teknik dan menurut saya,
disana sangatlah maju dalam aspek bangunannya. Adanya peningkatan dan perubahan
yang nyata. Semua tertata dengan apik. Saya berharap hal yang sama untuk kampus
C, Ciwaru dan juga agar seluruh mahasiswa Untirta dapat melanjutkan visi dari
Untirta tersebut serta mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
2.
Apa yang dapat saya ketahui? (What
can I know?)
Yang dapat saya ketahui dari visi tersebut adalah, kita
sebagai mahasiswa Untirta, khususnya saya dari jurusan Bimbingan dan Konseling
harus bahu membahu membuat visi tersebut nyata. Di jurusan BK ini, saya
dituntut harus bisa melakukan perubahan. Memiliki keterampilan lain sekreatif
mungkin karena makin kedepan, daya saing di Indonesia semakin ketat dan siapa
yang lebih unggul, dialah yang satu langkah di depan. Begitupun dengan
karakter. Jurusan Bimbingan dan Konseling, tidak hanya memanfaatkan ilmu
sebagai pegangan. Tetapi karakter juga penting. Karena kita hidup
bersosialisasi dengan masyarakat luas yang memiliki sifat serta kebudayaan
masing-masing sehingga singkatan JAWARA, haruslah diterapkan dengan sangat
baik, dimulai dari diri kita sendiri.
3.
Apa yang seyogyanya saya lakukan? (What
should I do?)
Yang seyogyanya saya lakukan adalah sebagai mahasiwa
Untirta jurusan Bimbingan dan Konseling, mengikuti kegiatan positif seperti
ekstrakulikuler di kampus, mengikuti organisasi, sopan santun, menjaga
keramahan di semua tempat, berdaya saing yang sehat, menjaga nama baik kampus,
menjalankan peraturan dan menaati tata tertib yang ada. Serta tidak
melanggarnya. Harus ikut serta memajukan Untirta agar bisa lebih baik lagi dari
sebelumnya.
4.
Apa/siapakah manusia itu? (What is
man?)
Manusia adalah ciptaan Allah SWT. yang sudah sangat sempurna. Mereka
memiliki akal dan perasaan. Mereka harus bisa menyejajarkan antara akal dan
perasaan. Walau kini, masih banyak manusia yang lebih menggunakan akal
dibanding perasaan. Sifat liar yang hanya berlandaskan akal seperti halnya
hewan sudah sering terjadi akhir-akhir ini. Perasaan hanya dimiliki oleh
manusia-manusia pemikir yang bijaksana. Dan akhirnya, terjadi banyak
kesenjangan, penyimpangan dan juga lupa akan tata krama. Sebagai mahasiswa
Untirta dan juga bertindak sama seperti manusia yang lainnya di luar lingkungan
kampus, kita harus mengenal siapa diri kita sebenarnya. Lewat bagaimana kita
berinteraksi dengan orang lain, menggunakan sopan santun dengan benar, dan
jangan lupakan etika. Karena itu sangatlah penting. Di jurusan Bimbingan dan
Konseling, kita diajarkan untuk tidak langsung men-judge seseorang. Terlebih hanya dengan sekadar melihat. Kita perlu
cermat, serta teliti dan tidak terburu-buru dalam mengambil kesimpulan. Karena
kembali ke hakekatnya, sifat dan tindakan setiap manusia sangatlah berbeda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar