Rambut
yang sehat belum tentu terbebas dari kutu rambut. Tanpa kita sadari selama ini
di kepala kita ada kutu rambut dan kita tidak tahu, karena memang kutu sulit
dideteksi kalau hanya satu, dua kutu. Semua akan terasa jika kutu sudah
menyebar dan rasa gatal yang amat sangat akan menggangu aktivitas kita.
Lalu,
bagaimana cara untuk mengetahui kalau kita ternyata punya kutu rambut di kepala
dan bagaimana cara mengatasinya? Berikut lebih lengkapnya.
Karena
secara kasatmata keberadaan kutu rambut sulit terlihat, maka cara yang paling
efektif adalah dengan menggunakan sisir serit. Sisir serit merupakan sisir
khusus yang dapat menjaring atau menangkap kutu rambut karena dilengkapi dengan
gigi-gigi yang berjarak rapat, yaitu sekitar nol koma dua hingga nol koma tiga
milimeter. Sisir yang terbuat dari plastik atau kayu ini bahkan dapat menjaring
anak maupun telur kutu.
Ada dua cara menggunakan sisir serit, yaitu
dengan cara basah atau kering. Cara basah adalah, cuci rambut terlebih dahulu
dengan sampo apa saja, gunakan kondisioner untuk melembutkan rambut, sisir
rambut dengan menggunakan sisir biasa untuk memastikan tidak ada rambut yang kusut
agar tidak menghalangi pergerakan sisir serit nantinya, gunakan sisir serit
perlahan-lahan dari kulit kepala, lalu tarik sisir hingga ke ujung rambut,
periksalah sisir serit apakah ada kutu, atau bahkan telur kutu pada permukaan
sisir atau yang terselip di antara gigi-gigi sisir. Ulangi cara ini hingga
seluruh rambut tersisir secara merata.
Untuk mencegah kutu rambut jatuh ke lantai
dan sulit untuk dilihat, maka alasi lantai dengan kain atau kertas berwarna
putih. Langkah-langkah menggunakan sisir serit dengan cara kering hampir tidak
jauh berbeda dengan cara basah. Bedanya rambut tidak perlu dikeramas dengan
sampo atau dilembutkan terlebih dahulu dengan kondisioner. Namun cara pertama
dianggap lebih akurat karena kutu tidak akan bergerak jika rambut kita dalam
keadaan basah.
Selain pada diri Anda sendiri, lakukanlah
pendeteksian dengan sisir serit ini pada keluarga, terutama pada anak Anda.
Jika hasil penyisiran memperlihatkan adanya kutu atau telur, maka segeralah
lakukan pengobatan.
Untuk mengobatinya lakukan penanganan dengan
cara sederhana terlebih dahulu. Cara sederhana ini sama seperti langkah-langkah
mendeteksi keberadaan kutu rambut dengan memakai sisir serit. Metode penyisiran
yang sebaiknya digunakan adalah dengan cara basah.
Lakukan prosedur ini secara berkala, yaitu
pada hari ketiga, keenam, kesembilan, keduabelas, dan kelimabelas. Jarak waktu
ini bertujuan agar Anda dapat membersihkan seluruh kutu rambut, termasuk
anak-anak kutu yang baru menetas sebelum mereka menjadi dewasa dan berkembang
biak.
Jika pembersihan menggunakan sisir rambut
belum berhasil, cobalah untuk menggunakan obat antiparasit yang dijual bebas di
apotek. Salah satunya adalah permethrin. Efek samping obat ini tergolong ringan, yaitu
rasa gatal dan kemerahan pada kulit kepala. Ikutilah petunjuk penggunaan
permethrin yang tertera pada kemasan obat.
Pemeriksaan ke dokter hanya dianjurkan jika
obat kutu rambut yang Anda beli langsung di apotek tidak menunjukkan hasilnya.
Kemungkinan dokter akan meresepkan obat seperti:
Malathion. Obat antiparasit berbentuk
sampo ini berisi kandungan alkohol tinggi dan hanya boleh digunakan pada
orang-orang di atas usia 6 tahun. Untuk petunjuk penggunaan malathion, ikuti
saran dokter atau baca informasi yang tertera pada kemasan obat.
Lalu, bagaimanakah mencegah kutu rambut? Hindari
kontak kepala dengan kepala saat melakukan aktivitas di dalam rumah atau di
luar rumah. Rutin memeriksa keberadaan kutu rambut dengan menggunakan sisir
serit sebagai penanganan dini sebelum menyebar pada orang lain. Sebisa mungkin
menjaga jarak dengan penderita kutu rambut dan jika perlu hindari kontak dengannya
untuk sementara waktu. Jangan berbagi barang-barang pribadi seperti sisir,
sikat rambut, bantal, selimut, mukena, pakaian, dan sebagainya untuk mencegah
penularan kutu rambut.
Semoga bermanfaat :)



