Mabuk
di perjalanan sering dialami oleh siapa saja, yang belum terbiasa dengan ‘suasana’
kendaraan. Menurut kutipan di Science
Alert, Ahli Saraf di Universitas Cardiff, Inggris, Dean Burnett, mengatakan
bahwa di otak (bagian Thalamus) akan mengirimkan pesan pada tubuh dan berakhir
dengan kesimpulan bahwa ada racun yang masuk sehingga otak menjadi khawatir lalu
rasa ingin muntah timbul sebagai reaksinya.
Dean Burnett menjelaskan lebih
lanjut yaitu, perjalanan menggunakan transportasi darat atau laut, akan membuat
posisi tubuh tetap diam berada di tempat. Namun, mata dan otak melihat
lingkungan sekitar sehingga seolah tubuh sedang berjalan. Penglihatan menunjukkan
tubuh bergerak, tapi pada kenyataannya tubuh sedang duduk terdiam.
Ada
beberapa tips pencegahan untuk kita yang sering dilanda mabuk ketika sedang di
jalan :
a. Duduk di dekat jendela yang terbuka
Hal ini sangat penting. Karena dengan
begitu, otak akan yakin bahwa sebenarnya tubuh kita bergerak dan semua
baik-baik saja. Perhatikan pohon-pohon atau berbagai objek visual yang ada di
sekitar kita, misalnya di dekat supir. Tetapi jika kita di kapal, hindari
melihat ke laut karena ombak dapat menjadi faktor kita muntah sedangkan di
pesawat, bisa duduk di bagian kursi sekitar sayap yang dekat dengan jendela.
b. Pastikan
sudah mengisi perut terlebih dahulu
Ini juga penting atau bahkan merupakan yang
harus didahulukan. Terkadang, kondisi perut yang kosong dapat membuat kita
menderita sakit kepala hebat. Kemudian akan menganggu saraf-saraf leher kita
sehingga kita mudah merasa mual, dan kondisi bagian perut tidak enak.
c. Hindari duduk dekat sorotan AC langsung
AC yang langsung menyorot kita langsung,
dapat menyebabkan kita masuk angin apalagi jika diperparah dengan kondisi kita
yang tidak sedang fit dan kurang makan.
d. Jangan terfokus pada hp, gadget, dan buku
d. Jangan terfokus pada hp, gadget, dan buku
Kegiatan ini tanpa kita sadari membuat
keadaan menjadi lebih buruk karena meyakinkan otak jika kamu benar-benar sedang
diam namun mata melihat tubuhmu sedang berjalan.
e. Minumlah obat khusus untuk mabuk perjalanan atau permen
e. Minumlah obat khusus untuk mabuk perjalanan atau permen
Obat ini terbukti ampuh, karena selain membuat
kita tenang secara psikis, obat ini akan membuat kita tertidur selama di
perjalanan sedangkan untuk permen, pilihlah rasa mint dengan ini asam lambung
akan netral kembali.
f. Hindari bau-bauan yang menyengat
Bau-bauan yang menyengat seperti pengharum
kendaraan, asap rokok, dan apapun bau yang menusuk di hidung, dapat membuat
kita sakit kepala dan berakhir pada mual lalu muntah.
g. Jika sudah mabuk dan muntah
g. Jika sudah mabuk dan muntah
Selalu
sedia tisu atau sapu tangan di tas kita serta plastik hitam. Jika sudah mabuk
dan muntah, segera bersihkan mulut kita, jika di mobil, langsung istirahatkan
dan buat diri kita tenang lalu minum air putih. Jika di kapal dan pesawat
sebaiknya langsung minum obat mabuk perjalanan saja tapi kalau lupa bawa
obatnya, tindakan yang harus kita lakukan adalah tenang, kemudian minum air
putih, wedang jahe, dan jika ada buah bisa digunakan dengan cara mencium aroma
dari buah tersebut.
h. Siap sedia minyak kayu putih
h. Siap sedia minyak kayu putih
Minyak
kayu putih atau minyak angin yang beraroma adalah salah satu obat lain selain
obat khusus mabuk perjalanan. Dengan mengoleskan di bagian pelipis kepala dan
tengkuk untuk mengindari mual dan tekanan darah yang memusat di bagian kepala
dan leher.
Kesimpulan : karena ternyata mabuk
perjalanan adalah hasil kerja dari otak dan bukan perut bermasalah seperti yang
dikeluhkan banyak orang, maka pola yang harus dilakukan adalah mengisi perut,
kondisikan tempat duduk di dekat jendela, hindari bau-bauan menyengat, tenang,
siap sediakan tisu, sapu tangan, obat khusus mabuk perjalanan, dan minyak kayu
putih atau minyak angin beraroma.
Semoga bermanfaat :)
Sumber
:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar