Saat ini serial-serial televisi sedang berada dalam masa
emasnya. Mulai menjamurnya layanan streaming
di Indonesia. Netfix, Iflix, dan Hooq adalah contoh dari media layanan streaming yang mulai memenuhi dunia
pertelivisian di Indonesia. Mereka adalah bukti Mulai diakuinya berbagai serial
televisi yang bagus di luar sana dan mungkin mengancam industri tv di
Indonesia. Saya tidak akan membahas hal tersebut, tetapi serial-serial tv yang
merka bawa memamng benar- benar bagus dalam semua aspek. Cerita, akting, sampai
cinematography digarap dengan baik
dan bukan asal-asalan.
Saya sendiri mulai mencoba menggunakan salah satu dari
tiga produk tersenut. Mulai menonton salah satu serial yang berjudul Daredevil
da yang berisi 13 episode. Saya tidak akan mengulas serial tersebut namun saya akan membahas bagaimana serial
tersebut menarik perhatian saya. Pahlawan. Satu kata yang cukup kita sering
dengar, melawan para penjahat yang ingin menghancurkan tempat kita tinggal.
Daredevil membawa tema pahlawan ke ranah yang lain, bagaimana jika justru kita
lebih tertarik pada tokoh antagonis-nya?
Bagaimana jika kedua pihak menginginkan dunia yang lebih
baik? Daredevil sebagi tokoh utama
justru seperti tenggelam oleh pesona antagonisnya yang bernama kingpin.
Daredevil memang bukan pahlawan penobar pesona. Kingpin yang memeiliki nama
asli Wilson Fisk ditampilkan Buas dalam segala hal. Namun berjalannya episode
ada bagian yang menunjukan bahwa trauma-lah yang menjadikannya seperti itu. Ia
seperti saya jelaskan memiliki tujuan yang sama namun Kingpin memiliki cara
yang berbeda dengan manusia tanpa rasa takut.
Satu hal lain yang saya suka dari serial ini adalah semua
hal ditampilkan se-realistis mungkin. Inilah yang menyebabkan para
karakter-karakter seolah berada tidak
jauh dari kita. Merelakan apa yang kita miliki adalah pesan yang saya
dapat dari serial ini. Kadang kala kita masih enggan meberikan hal yang kita
punya meskipun hanya senyuman.
Hal ini terjadi pada anbad milenial ini Kalu kita ingin
yang baik, maka berikanlah yang terbaik
pula Jangan menilai orang dari tampilan luarnya adalah pesan lain dari serial
ini. Stereotype di sekitar kita ,masih begitu kuat sehingga masih jamak melihat
kejahatan hanya berdasarkan SARA.
Semoga bermanfaat :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar