Pemetaan gen manusia sudah sepenuhnya
selesai. Hal penting tersebut diumumkan pada tanggal 26 Juni 2000. Terobosan
peradaban yang sangat bersejarah oleh James Watson, seorang ilmuwan asal
Amerika Serikat yang memenangkan Hadiah Nobel Kedokteran karean beliau berhasil
menemukan struktur Heliks ganda DNA, yang diramalkan akan mengubah masyarakat
sama hebatnya dengan mesin cetak yang ditemukan oleh Gutenberg.
Itu berarti, dengan selesainya pemetaan
seluruh cetak biru genetika manusia, akan diperoleh harapan bagi diagnosisi dan
pengobatan aneka kecatatan genetik, kanker, dan penyakit-penyakit lainnya.
Semua makhluk hidup memiliki alfabet basa
DNA yang sama, yaitu A (adenine), C (cytosin), G (guanine), dan T (thymine).
Di dalam struktur heliks ganda DNA, basa A selalu berpasangan dengan T, begitu
pula dengan basa C yang selalu berpasangan dengan G.
Di dalam tubuh manusia sendiri diperkirakan
terdapat 100 triliun sel, dan di dalam inti setiap sel terdapat 23 pasang
kromosom yang disusun oleh 3 miliar huruf alfabet tadi.
Coba bayangkan, jika semua DNA yang ada
dalam tubuh kita direntangkan. Apa yang terjadi? Panjangnya akan lebih dari 600
kali jarak bumi dan matahari. Dan bahkan seluruh informasi genetik atau genom
seluruh manusia, jika dibuatkan buku dengan sampul yang lunak, maka akan
mencapai ketinggian 61 meter, atau sekitar 200 buku direktori telepon yang
masing-masing memiliki 500 halaman.
Manusia, seperti halnya mencit yang
tubuhnya jauh lebih kecil, diperkirakan memiliki antara 60.000-100.000 gen. Karena
setiap gen itu spesifik dan gen, tersusun dalam satu rangkaian tertentu dan di
kromosom tertentu pula.
Dengan proyek pemetaan gen inilah, gen-gen
penyebab penyakit atau kelainan genetik dapat diketahui terletak di kromosom
mana sehingga suatu saat nanti dapat dilakukan terapi gen.
Semoga
bermanfaat :)
Sumber
:
Pujiyanto,
Sri dan Rejeki Siti Ferniah. 2014. Buku
Siswa Menjelajah Dunia Biologi Untuk Kelas XII SMA dan MA. Jakarta: TIGA
SERANGKAI.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar