Rabu, 28 Desember 2016

Cetak Biru Manusia Terpetakan


     Pemetaan gen manusia sudah sepenuhnya selesai. Hal penting tersebut diumumkan pada tanggal 26 Juni 2000. Terobosan peradaban yang sangat bersejarah oleh James Watson, seorang ilmuwan asal Amerika Serikat yang memenangkan Hadiah Nobel Kedokteran karean beliau berhasil menemukan struktur Heliks ganda DNA, yang diramalkan akan mengubah masyarakat sama hebatnya dengan mesin cetak yang ditemukan oleh Gutenberg.
     Itu berarti, dengan selesainya pemetaan seluruh cetak biru genetika manusia, akan diperoleh harapan bagi diagnosisi dan pengobatan aneka kecatatan genetik, kanker, dan penyakit-penyakit lainnya.
     Semua makhluk hidup memiliki alfabet basa DNA yang sama, yaitu A (adenine), C (cytosin), G (guanine), dan T (thymine). Di dalam struktur heliks ganda DNA, basa A selalu berpasangan dengan T, begitu pula dengan basa C yang selalu berpasangan dengan G.
     Di dalam tubuh manusia sendiri diperkirakan terdapat 100 triliun sel, dan di dalam inti setiap sel terdapat 23 pasang kromosom yang disusun oleh 3 miliar huruf alfabet tadi.
     Coba bayangkan, jika semua DNA yang ada dalam tubuh kita direntangkan. Apa yang terjadi? Panjangnya akan lebih dari 600 kali jarak bumi dan matahari. Dan bahkan seluruh informasi genetik atau genom seluruh manusia, jika dibuatkan buku dengan sampul yang lunak, maka akan mencapai ketinggian 61 meter, atau sekitar 200 buku direktori telepon yang masing-masing memiliki 500 halaman.
     Manusia, seperti halnya mencit yang tubuhnya jauh lebih kecil, diperkirakan memiliki antara 60.000-100.000 gen. Karena setiap gen itu spesifik dan gen, tersusun dalam satu rangkaian tertentu dan di kromosom tertentu pula.
     Dengan proyek pemetaan gen inilah, gen-gen penyebab penyakit atau kelainan genetik dapat diketahui terletak di kromosom mana sehingga suatu saat nanti dapat dilakukan terapi gen.

Semoga bermanfaat :) 



Sumber :

Pujiyanto, Sri dan Rejeki Siti Ferniah. 2014. Buku Siswa Menjelajah Dunia Biologi Untuk Kelas XII SMA dan MA. Jakarta: TIGA SERANGKAI. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar