Selasa, 27 Desember 2016

Bagaimanakah Awal Mula Adanya Fotosintesis?


Kebanyakan tumbuhan berakar di tanah, dan akan mati jika dicabut. Ini berarti tumbuhan memperoleh makanan dari tanah, dan selama berabad- abad orang percaya akan hal ini. Ketika para ilmuwan mulai menyelidiki tentang tumbuhan, mereka memperoleh temuan penting. Seorang doktor Belgia Jan Baptista van Helmont (1577-1644) mulai dengan menanam setangkai pohon wilow kecil di pot tanah setelah menimbang keduanya.
Lima tahun kemudian, ia menimbangnya kembali, ternyata, sementara pohon wilow bertambah beratnya menjadi 75 kg, tanahnya hanya menjadi lebih ringan 57 gr. Jelas sekali, tanaman ini tumbuh dengan menggunakan yang lain. Helmont berpendapat bahwa tanaman itu  mengambil air yang diberikan padanya, Pendapatnya hampir benar, tetapi Helmont melupakan sumber bahan baku lain yang penting. Pada tahun 1705 seorang ahli kimia Inggris Stephen Hales memperlihatkan bahwa tanaman menyerap air dari tanah dan karbon dioksida dari udara. Dengan tenaga Matahari, bahan baku sederhana ini digunakan untuk memproduksi glukosa, dan dari glukosa dibuat serangkaian bahan yang mengandung karbon. Proses ini dinamakan fotosintesis, yang merupakan dasar kehidupan di Bumi.
Fotosintesis, yakni pengubahan molekul anorganik oleh tumbuhan menjadi molekul organik, adalah sebuah proses yang rumit dan berbagai ilmuwan telah berupaya menemukan bagaimana sebenarnya hal ini terjadi. Seorang doktor Belanda Jan Ingenhousz (1730-1799) mengetahui dari hasil pekerjaan Stephen Hales bahwa tumbuhan mengambil karbon dioksida hanya jika ada cahaya. Temuan ini menunjukan bahwa cahaya mempunyai peran kunci dalam fotosintesis, Dalam kegelapan tumbuhan mengeluarkan karbon dioksida dan mengambil oksigen ketika bernapas untuk memperoleh energi.
Fotosintesis berarti “dipersatukan oleh cahaya”. Selama daun-daun tanaman menangkap energi dari sinar matahari dalam klorofil. Energi ini lalu dibentuk menjadi molekul glukosa dari air dan karbon dioksida. Oksigen dikeluarkan sebagai produk sisa, glukosa digunakan untuk membangun bahan seperti selulosa. Fotosintesis mengubah 70 ribu juta ton karbon dioksida menjadi bahan organik setiap tahun.

Semoga bermanfaat :) 



Sumber :

Buku terjemahan Dorling Kindersley. Diterjemahkan oleh Tanuwinata, Astrid Ratna. 2007. KEHIDUPAN. Jakarta: Balai Pustaka

Tidak ada komentar:

Posting Komentar