Rabu, 28 Desember 2016

Si Belalai Panjang Awal


     Gajah dan nenek moyangnya termasuk dalam kelompok hewan yang disebut Proboscidea, berarti moncong panjang. Nenek moyang gajah muncul sekitar 40 jtl. Mereka tidak memiliki belalai dan terlihat mirip babi besar. Moeritherium adalah nenek moyang gajah yang paling awal. Ia dinamai berdasarkan Danau Moeris di Mesir, tempat ditemukan fosilnya.
     Dia memiliki panjang 3 m dan berat 200 kg, dan kemungkinan menghabiskan sebagian besar waktunya di sungai atau danau. Perkembangan gajah selanjutnya diambil oleh Phiomia, yang hidup sekitar 36 jtl. Phiomia memiliki belalai dan dua pasang gading. Phiomia adalah anggota kelompok gajah pertama yang disebut mastodonta.
     Tingginya hingga bahu mencapai 2,4 m. Salah satu kelompok hewan yang merupakan keturunan Phiomia adalah kelompok deinotheres, yang memiliki sepasang gading yang melengkung ke bawah. Kelompok lain yang berevolusi dari mastodonta adalah gajah sejati (hewan yang mirip dengan gajah saat ini) dan mamut, yang muncul pada Kurun Pliosen.
     Platybelodon adalah anggota kelompok gajah yang paling awal= tetapi bukan yang pertama-yang disebut mastodonta. Mereka hidup sekitar 25 jtl di kawasan Eropa, Asia, dan Amerika Utara yang dingin. Rahang bawah Platybelodon memiliki ujung dengan dua gading pipih yang lebar-seperti sepasang sekop.
     Platybelodon disebut gading sekop, karena paleontolog menduga gadingnya digunakan seperti sekop untuk menyerok tanaman.Dia juga memiliki gigi geraham yang rata, gigi seri yang tajam, dan belalai yang sangat lebar. Mastodonta ini juga memiliki sepasang gading di rahang atas. Gading bergeser masuk ke lekukan dekat dengan ujung gading bawah ketika mulutnya menutup. Platybelodon memiliki brat kira=kira 4 ton.    Platybelodon hidup dalam masa yang sempit jika dibanding dengan hewan lain, terutama jenis gajah lain pada khususnya. Hal tersebut diakibatkan Platybelodon merupakan spesialis terhadap makanan tertentu dan rentan terhadap perubahan iklim yang mempengaruhi tumbuhan yang dimakannya.

Semoga bermanfaat :) 



Sumber :

Campbell, Andrew. 2011. 1000 Fakta tentang Kehidupan Prasejarah. Jakarta: Kelompok Gramedia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar