Pertama kali
yang akan dilakukan adalah kalian pasti akan banyak bereksperimen. Kalian akan
bereksperimen dengan berbagai teknik baru, mencoba bahan baku baru, dan belajar
keterampilan baru tentu saja. Kalian akan merasakan keinginan terdalam dalam
diri sendiri yaitu keinginan untuk membuat sesuatu. Keinginan untuk membuat
suatu benda bernilai estetika dan berfungsi dengan tangan kita sendiri.
Kepuasan dari proses menciptakan itulah yang paling penting.
Lalu, apa kabar
dengan bisnis? Kalian tidak membuat benda-benda kerajinan tangan hanya untuk
mencapai kepuasan diri sendiri, kalian juga pasti ingin mendapatkan keuntungan
dari sana. Maka, di sinilah letak perbedaan antara diri kalian dengan
orang-orang lain yang bergelut di bidang kerajinan tangan itu sendiri. Contoh,
sebagian orang yang gemar melukis pasti mereka melukis karena berdasarkan rasa
puasnya melihat hasil lukisannya sendiri dipamerkan maupun dikoleksi sendiri,
tetapi, ada sebagian orang pula dengan hal yang sama berpikir untuk bagaimana
jika hasil gambar ini bisa menghasilkan uang? Apa yang perlu dilakukan agar
pembeli terpikat?
Untuk itu,
diperlukan suatu penguasaan teknik dasar. Hal ini sangat penting, karena
perbedaan penting antara pengrajin profesional dan mereka yang hanya
mengaggapnya sebagai hobi adalah cara kalian memilih dan mendesain produk.
Misalnya, jika kalian ingin menggeluti bidang perkayuan dan menghasilkan produk
seperti lemari, lalu itu juga sebagai hobi, kalian bisa dengan mudah membuat
apapun selain lemari sesuka hati kalian. Namun, jika kalian ingin menjualnya,
mungkin kalian harus memikirkan bagaimana selera pasar sekarang. Jangan
sekali-kali memproduksi barang dengan biaya tinggi meskipun kualitasnya sangat
bagus jika konsumen lebih tertarik membeli produk berukuran lebih kecil dan
lebih murah seperti papan catur atau rak buku.
Dalam bisnis
kerajinan tangan, hal ini harus diterapkan untuk tingkatan apapun atau benda
kerajinan tangan yang dibuat sekali pun. Benda-benda kerajinan sederhana yang
kita anggap biasa dan hanya untuk memuaskan diri sendiri, bisa jadi merupakan
titik awal dari sebuah bisnis yang menguntungkan. Asalkan kita bisa berkreasi
sekreatif mungkin dan mungkin mempertajam inovasi-inovasi baru terhadap produk
kita.
Mungkin kalian
perlu, misalnya membuat perubahan besar pada hasil produksi supaya laris manis
di pasaran. Contohnya, terjadi pada Arthur dan Betty Allthumbs, awalnya mereka
berbisnis dengan menjual lemari dan rak dari kayu oak, kemudian hasil karya
yang mereka buat sangat bagus dan pembuatannya teliti sekali. Produk-produk
mereka juga menarik perhatian di pameran kerajinan tangan, namun sayang, jarang
ada yang dibeli.
Mereka tidak
pantang menyerah begitu saja, mereka terus mempromosikan hasil karya mereka.
mereka rajin mengikuti pameran, membuat brosur, dan display menarik memakai
bunga, vas, dan mainan. Tapi lagi, penjualan mereka tidak bisa mencukupi
kebutuhan hidup mereka. Arthur kemudian menyadari sesuatu, bahwa kebanyakan
dari pembelinya ingin boneka buatan Betty.
Akhirnya,
mereka tahu mereka telah menyia-nyiakan kesempatan bagus. Betty langsung
menambah jumlah dan jenis mainan yang ia buat. Lambat laun lemari yang dibuat
Arthur menjadi tempat untuk memamerkan bineka binatang buatan Berry. Lalu
mereka bergabung untuk membuat produk baru. Mereka lalu membangun bisnis yang
memproduksi mainan hewan buatan tangan.
Kesimpulannya,
jika kalian ingin mendapatkan uang atau pun keuntungan yang menggiurkan dengan
hasil karya luar biasamu, kalian harus membuat produk yang sesuai dengan
kemauan pasar. Produk kalian harus berkualitas, bernilai jual tinggi dan
berbeda dari yang lainnya. Namun, ingatlah satu hal, akan selalu ada pasar
untuk produk kalian, asalkan kalian membuat produk tersebut dengan tepat.
Semoga bermanfaat :)
Sumber :
Halaman lepas dengan sub judul Memulai dan Menjalankan Bisnis Kerajinan Tangan, Bab 3, halaman
13-14.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar