Kamis, 29 Desember 2016

Bioskop dan Anak


Pada Bulan Februari lalu, saya mendengar dari teman saya waktu dia menonton Deadpool. Saya sendiri sudah menonton tetapi yang menarik dari pembicaraan kami adalah dia masih melihat anak kecil yang berlari-lari di bioskop sewaktu dia nonton. Bahkan lebih ekstrim ada seorang ibu yang membawa bayi. Saya sendiri pun mengalami hal tersebut waktu menonton tapi hanya ada satu-dua anak yang menutup mata mereka saat melihat sang anti hero mulai “menebas” lawan-lawannya.
Ada dilema  bagi orang tua ketika ingin mengajak anaknya untuk noonton di bioskop. Orang tua hanya ingin agar anaknya senang dan tidak rewel, tetapi mereka tidak memperhatikan film yang ditonton oleh mereka dan anaknya.Sehingga hala yang saya sebutkan diatas menjadi hal yang biasa kita lihat. Pihak bioskop pun tanpaknya enggan melakukan pembatasan pada penonton. Hal ini cukup di maklumi oleh kita-kita karena mereka adalah perusahaan yang memiliki tujuan utama mengeruk keuntungan.
Jika hal ini terus berlanjut, akan ada dampak terutama pada anak. Film dewasa biasanya mengacu pada konten seperti kekerasan (violence), gambar yang menggangu (disturbing), ketelanjangan (nudity), seks.  Contoh dalam film Deadpool. Film ini memang bergenre superhero namun film tersebut mendapat rating R (restriced) oleh MPAA (Motion Picture Association of America), itu berarti mengandung adegan kekerasan dan adanya kecenderungan menuju seks. Apabila ada seorang anak yang menonton dan ia hanya diam mengamati antihero maka, timbullah rasa ingin terlihat keren dan menjadi keren itu memakai senjata dan kencani seorang wanita.
Namun, bukannya orang tua tidak akan tenang selama pemutaran film karena lebih banyak anak yang tidak bisa diam? Orang tua sebagai pengawas pertama anak sebaiknya mulai memilih-milih film untuk anak. Sebenarnya sudah ada upaya untuk membuat bioskop ramah terhadap anak seperti yang baru-baru ini Cinemaxx Junior yang diperuntukan untuk anak yang berumur 5-10 tahun.
Cinemaxx Junior ini tidak hanya menyuguhkan auditorium menonton khusus anak, tapi juga menyediakan berbagai permainan, seperti play bridge, flying fox, giant trampoline, ball pit, climbing trees dan mini hammock yang dibuka sejam sebelum pertunjukan film dimulai. Tidak hanya itu, lantai yang ada di area bermain juga berbahan lembut, sehingga orang tua tak perlu khawatir anaknya akan terluka saat bermain di area tersebut.


Semoga bermanfaat :) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar