Jumat, 23 Desember 2016

Operasi Laser Untuk Mata Minus



          Menderita mata minus memang membuat siapa saja kesulitan untuk beraktivitas. Sebab, mata minus merupakan akibat dari kebiasaan-kebiasaan kita yang sering membaca, bermain hp, atau laptop tanpa henti dengan jarak yang mengabaikan ukuran yaitu sekitar 25-30 meter, ditambah kondisi cahaya yang kurang terang, malah makin memperburuk keadaan mata kita.
          Penderita mata minus pasti menggunakan kacamata ekstra tebal, apalagi jika minusnya sudah diatas tiga. Tapi, terkadang ada juga yang merasa lelah memakai kacamata dan beralih pada lensa kontak. Terutama bagi perempuan. Lensa kontak selain untuk kebutuhan mata minus, bisa juga untuk membuat mata kita terlihat lebih menarik, bahkan sekarang banyak model lensa kontak yang beragam.
          Operasi mata minus dengan laser, selain populer, juga bisa untuk memperbaiki mata yang rabun dekat dan astigmatisme (silinder). Semua operasi laser untuk mengoreksi kemampuan melihat, berupaya untuk membentuk kembali kornea, bagian depan mata, sehingga cahaya yang masuk melalui kornea dapat terfokus dengan benar ke retina yang terletak di belakang mata. Teknik bedah yang digunakan untuk membentuk kembali kornea mata ini disebut Lasik.
          Cara kerja operasi tersebut adalah bedah mata, memperbaiki lensa mata dengan bantuan peralatan laser. Dibutuhkan waktu sekitar 20 menit. Pembedahan dilakukan untuk menyayat lapisan kornea, lalu dilakukan penyinaran untuk memperbaiki mata yang rusak, kemudian kornea ditutupkan dan akan menempel dengan sendiri tanpa perlu dijahit sehingga operasi lasik tidak menimbulkan bekas luka/jahitan.
Selama operasi mata minus dengan laser, tetes mata digunakan untuk mematirasakan mata. Kornea diperbaiki menggunakan semacam cincin hisap. Selaput tipis, bulat, dan mengganjal dipotong dari lapisan luar kornea, menggunakan perangkat khusus. Lipatan kornea ini tidak dihapus seluruhnya, namun ditarik kembali sehingga ahli bedah dapat bekerja pada jaringan yang terletak di bawahnya. Langkah berikutnya adalah untuk membentuk kembali jaringan kornea yang mendasarinya.
          Untuk melakukan operasi ini, ada syarat yang musti diperhatikan, yaitu, mata kita harus dalam keadaan sehat, ketebalan kornea yang cukup, kesalahan bias tidak terlalu tinggi sekitar 2-8 dioptri untuk rabun jauh dekat dan silinder, umur yang tepat sekitar 20 tahun keatas, karena di bawah umur 20, refraksi mata masih sering berubah-ubah.
Meskipun terlihat sederhana dan mudah, terdapat beberapa keuntungan dan kerugiannya seperti berikut. Keuntungannya sudah pasti praktis, tingkat keberhasilan yang tinggi, dan mata kembali normal kembali. Tetapi kerugiannya bisa berupa, mata kering, hasilnya bersifat permanen, berbayang, sulit jelas pada malam hari, jarang bisa fokus kembali jika menggunakan kacamata kembali. Dan rata-rata harga yang ditawarkan beberapa rumah sakit di Indonesia, kurang terjangkau, yaitu dengan total hampir 35 juta Rupiah.

Semoga bermanfaat :)



Sumber :
Kanginan, Marthen. 2013. Fisika 1 untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: Erlangga.

1 komentar:

  1. This article contains a lot of information needed by the general public, so it is very interesting to read by anyone who needs that information. Good Luck..

    Pengobatan Mata Tua Secara Herbal

    BalasHapus