Selasa, 06 Desember 2016

Menulis Itu Menyenangkan! Ini Tips Untuk Siap Menjadi Penulis Seutuhnya.

“If you want to be a writer, you must do two things above all others : read a lot and write a lot.”
–Stephen King. 



Suatu aktivitas yang lebih cenderung pada pengolahan kata, kalimat, ataupun paragraf panjang yang tersusun rapi membentuk suatu tulisan menarik dapat kita sebut sebagai menulis. Aktivitas menulis, untuk di jaman sekarang terbilang cukup populer akan tetapi tidak terlalu meluas seperti halnya selfie, vlog, snapgram dan lain semacamnya. Padahal, menulis memiliki banyak fungsi selain tentu saja untuk mengembangkan kreatifitas otak kita dalam mengolah kata-kata disamping aktivitas berbicara yang sering kita lakukan, menulis juga dapat menjadi ‘obat’, terutama saat kita bingung mau berbicara tetapi tidak ada orang yang mendengarkan, kita bisa menuangkannya lewat tulisan. Semacam diary. Atau sekarang sudah ada aplikasi untuk kita berbagi tulisan karya kita sendiri yang akan termuat dan terbaca oleh pengguna internet, yaitu Blog.
          Padahal, menulis itu menyenangkan. Kalian akan bisa sedikit berfantasi dan jika kalian menikmatinya, kalian akan lupa kalau sebenarnya kalian hanya sedang mengetik kata-kata. Lalu, sensasi yang susah dijabarkan akan terasa jelas ketika semangat menulis itu muncul dengan sendirinya, apalagi jika hasil tulisan kita disukai oleh banyak orang.
          Namun, ada hal menakutkan yang sering dialami oleh penulis pemula atau penulis yang sudah lama terjun dalam dunia kepenulisan tetapi masih butuh pengetahuan lebih tentang dunia tulis-menulis itu sendiri. Diantaranya seperti, PUEBI yang masih kacau balau, susunan kata yang kurang menarik minat pembaca atau kurangnya pengetahuan dalam menentukan tema dan judul yang menarik serta kurangnya latihan menulis. Sehingga membuat minat pada aktivitas menulis ini menjadi kurang diminati. Berikut ada beberapa tips untuk menjadi penulis (terutama untuk penulis baru) :
1.  Seringlah Membaca
Mengapa ini penting? Karena sebenarnya, dengan membaca kita akan lebih mengetahui banyak informasi, pengetahuan kita akan luas, dan tak jarang banyak gaya penulisan dari si penulis yang bisa kita ambil sebagai contoh dimana itu semua akan mempengaruhi kualitas tulisan yang dihasilkan. Memang benar ada teknik lain agar kita bisa menjadi seorang penulis hebat, namun sering membaca adalah teknik dasarnya.
2.  Teruslah Menulis
Jangan berhenti bila kalian merasa gagal sepenuhnya pada saat tidak bisa menemukan sesuatu untuk ditulis. Kalian bisa terhambat, bahkan untuk selamanya. Tulislah apapun yang terlintas di benak kita, entah itu ketika kita sedang senang, patah hati, sedih, atau terpuruk sekalipun. Tulislah tanpa perlu khawatir akan seperti apa tulisan kalian nanti. Teruslah menulis, jangan meng-editnya setelah itu. Masalah PUEBI? Tata bahasa yang hancur? Biarkan saja. Asalkan kalian tetap menulis, di setiap harinya, kemampuan kalian akan semakin hebat.
3.  Menulis Ulang
Pernah mencoba untuk menulis ulang tulisan yang sudah lama kalian abaikan? Terlihat seperti pekerjaan yang percuma bukan? Tetapi, dengan menulis ulang tulisan kita, dan sekaligus membandingkannya, kita dapat mengevaluasi sudah sejauh mana kemampuan menulis kita.
4.  Perlunya Seorang Editor
Editor merupakan ‘teman’ terbaik bagi setiap penulis. Karena sebagai penulis pemula maupun profesional sekalipun, tidak akan pernah lepas dari kesalahan. Sehingga perlu seorang editor. Editor sendiri bertugas untuk memeriksa, memperbaiki, dan memberikan kritik serta saran untuk membuat tulisan si penulis menjadi lebih baik dan sempurna. Editor dapat dengan mudah ditemukan jika kita bergabung dengan suatu komunitas menulis.
5.  Temukan Ide
Sebuah ide bisa kita temukan dimana-mana. Karpet rumah pun bisa kita jadikan bahan untuk tulisan. Koran dan majalah terkadang terdapat artikel menarik yang bisa kita gunakan sebagai tema utama. Inspirasi juga tak kalah penting untuk bisa memunculkan sebuah ide. Banyak cara yang bisa dilakukan seperti, baca buku favorit kita, menyetel lagu tenang, ngobrol sambil minum teh dan semacamnya.

6.  Tulislah dengan Banyak Sudut Pandang
Coba dan kembangkanlah menulis dengan sudut pandang orang pertama lalu sudut pandang orang ketiga. Dan ketika kita sudah menemukan sudut pandang yang tepat dengan gaya menulis kita, jangan pernah diganti atau waktu kalian habis untuk menulis ulang. Lalu, jika ingin menulis perdebatan, sebaiknya tulis dari sudut pandang orang dengan siapa kita berdebat. Karena ini merupakan latihan menulis pemikiran orang lain.
Kesimpulannya, dengan menulis kita bisa menemukan kenyamanan dalam menyampaikan gagasan atau ide atau suatu pemikiran baru ke bentuk tulisan. Sensasi menyenangkan akan terasa jika kita menulis semuanya tanpa merasa terbebani. Teruslah menulis dan menulis dan menulis tanpa bosan. Berlatih menulis setiap hari dan diselingi dengan membaca akan membuat tulisan kita sempurna. Jangan takut, jangan ragu, jangan bingung ide tulisan kita apa, karena inspirasi menulis bisa ‘terlihat’ dimana saja dan kapan saja.
Keep on writing!

Semoga bermanfaat :)   

          
Sumber :  


Tidak ada komentar:

Posting Komentar