Tanggal 17 April adalah Hari Hemofilia
untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran tentang ancaman penyakit
turun-temurun ini. Sebagian masyarakat tak asing mendengar istilah hemofilia,
tetapi banyak di antara kita belum mengenal awal berkembangnya penyakit ini.
Menjelang peringatan Hari Hemofilia sedunia, penting artinya masyarakat
mengenal lebih dekat sejarah penyakit ini.
Hemofilia adalah kelainan perdarahan akibat
kurangnya produksi salah satu faktor pembekuan darah dalam tubuh. Hemofilia
berasal dari bahasa Yunani Kuno, yang terdiri dari dua kata yaitu haima yang berarti darah dan philia yang berarti cinta atau kasih
sayang. Menurut ensiklopedia Britanica,
istilah hemofilia oertama kali diperkenalkan oleh seorang dokter berkebangsaan
Jerman, Johann Lukas Schonlein (1793-1864), di tahun 1928.
Johann adalah orang pertama yang
menggunakan mikroskop untuk melakukan analisis kimiawi terhadap urine dan darah
untuk menegakkan diagnosis atas penyakit yang diderita seorang pasien.
Penyakit Hemofilia ini sering sekali
disebut dengan “The Royal Diseases” atau
penyakit kerajaan. Mengapa disebut sebagai penyakit kerajaan? Karena awal
mulanya Ratu Inggris, Ratu Victoria (1837-1901) adalah seorang pembawa sifat/carrier hemofilia. Anaknya yang
kedelapan, Leopold adalah seorang hemofilia dan sering mengalami pendarahan.
Maka dari itu, keadaan tersebut langsung dilapor pada British Medical Journal pada tahun 1868.
Kemudian Leopold meninggal dunia akibat
perdarahan otak pada saat ia berumur 31 tahun. Salah seorang anak perempuannya,
Alice, ternyata adalah carrier
hemofilia dan anak laki-laki Alice, Viscount Trematon, juga meninggal akibat
perdarahan otak di tahun 1928.
Sebenarnya, hal yang paling penting dalam
sejarah hemofilia adalah keberadaan penyakit tersebut di dalam keluarga
kerajaan Rusia. Dua dari anak perempuan Ratu Victoria, Alice, dan Beatrice,
adalah carrier. Mereka menyebarkan
penyakit hemofilia ke Spanyol, Jerman, dan Keluarga Kerajaan Rusia.
Semoga
bermanfaat :)
Sumber
:
health.kompas.com/read/2011/04/14/09553852/Melacak.Jejak.Penyakit.Kerajaan.
Pujiyanto,
Sri dan Rejeki Siti Ferniah. 2014. Buku
Siswa Menjelajah Dunia Biologi Untuk Kelas XII SMA dan MA. Jakarta: TIGA
SERANGKAI.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar