Asupan yang disarankan untuk menjaga
ketahanan tubuh adalah serat. Journal of Clinical Oncology menyebutkan
dibutuhkan konsumsi 20-30 gram serat per hari. Hal tersebut tidak sulit
dilakukan mengingat, kebiasaan ini bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Agar lebih mudah, setiap kali makan, setiap kali itu pula lah serat menjadi
bagian dari santapan. Misalnya dari sarapan.
Sarapan terutama saat pagi hari memang
sangat penting untuk tubuh. Karena selain untuk membantu kita dalam
beraktivitas, kandungan serat yang terdapat di makanan saat sarapan dapat
memperlancar keluarnya kotoran-kotoran sisa dalam perut. Sebaiknya, biasakan
makan rotu, gandum atau bisa sayuran.
Lalu, untuk yang suka ngemil, serat juga dapat ditemukan dalam
camilan. Yaitu camilan yang sehat seperti buah atau kentang panggang (bukan
digoreng). Akan tetapi, kandungan serat pada buah adalah yang disarankan. Dan untuk
pilihan lainnya ada smoothies sayur
dan biji-bijian.
Tren yang sedang booming adalah dengan menambahkan biji-bijian ke dalam beras yang
akan ditanak. Memang masih dapat menambah jumlah kandungan serat, tetapi
jumlahnya masih jauh dari kebutuhan. Buah dan sayur sebagai sumber serat alami
dalam ukuran rumah tangga adalah masing-masing dua porsi sehari.
Sedangkan untuk pencegahan terhadap
kanker bisa kita dapatkan pada buah-buahan seperti jeruk, anggur, dan brokoli
yang kaya akan vitamin C. Karena terdapat senyawa nitrogen di dalamnya. Vitamin
C yang tinggi dapat menurunkan resiko kanker esofagus, kandung kemih, payudara,
serviks, lambung, serta usus besar. Begitu pula dengan buah berry.
Hasil penelitian Journal of Clinical Oncology,
menunjukkan bahwa buah delima dan tomat sama-sama sebagai asupan pencegah
kanker. Karena di dalam tomat, terkandung likopen yang membantu pencegahan
kanker prostat. Likopen sendiri merupakan antioksidan kuat. Sedangkan delima,
kaya akan asam elagik. Asam elagik dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker. Asam
elagik juga menonaktifkan senyawa penyebab kanker.
Untuk menurunkan resiko kanker kolon
(usus besar), lambung, dan paru-paru adalah ubi jalar. Kandungan betakarotennya
lah yang mampu menguatkan dan melindungi tubuh terkena resiko yang disebutkan. Dan
tahukah kalian jika bumbu dapur juga bisa sangat menyehatkan tubuh? Terutama bawang
bombai dan kunyit?
Kunyit sendiri memiliki kandungan
kurkumin, bahan aktif yang berperan dalam antiinflamasi dan antioksidan. Lalu
bawang bombai. Bawang unik yang ukurannya agak lebih besar dari jenis bawang
merah dan putih ini ternyata memiliki kandungan senyawa anti-kanker.
Dengan begitu, kita sudah mengetahui
kalau hidup sehat bisa kita mulai dengan mengatur pola makan kita dengan banyak
makan makanan yang mengandung serat, me-ngemil
makanan seperti buah dan kentang panggang, dan terakhir berolahraga lah sering.
Cukup meluangkan waktu 30 menit sehari untuk bergerak aktif dapat meningkatkan
kekebalan tubuh.
Semoga
bermanfaat :)
Sumber :
womanhealth
Artikel KoranTribun News, edisi 12 Oktober 2016.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar