Minggu, 25 Desember 2016

Sehat Itu Mudah Dicari


          Asupan yang disarankan untuk menjaga ketahanan tubuh adalah serat. Journal of Clinical Oncology menyebutkan dibutuhkan konsumsi 20-30 gram serat per hari. Hal tersebut tidak sulit dilakukan mengingat, kebiasaan ini bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Agar lebih mudah, setiap kali makan, setiap kali itu pula lah serat menjadi bagian dari santapan. Misalnya dari sarapan.
          Sarapan terutama saat pagi hari memang sangat penting untuk tubuh. Karena selain untuk membantu kita dalam beraktivitas, kandungan serat yang terdapat di makanan saat sarapan dapat memperlancar keluarnya kotoran-kotoran sisa dalam perut. Sebaiknya, biasakan makan rotu, gandum atau bisa sayuran.
          Lalu, untuk yang suka ngemil, serat juga dapat ditemukan dalam camilan. Yaitu camilan yang sehat seperti buah atau kentang panggang (bukan digoreng). Akan tetapi, kandungan serat pada buah adalah yang disarankan. Dan untuk pilihan lainnya ada smoothies sayur dan biji-bijian.
          Tren yang sedang booming adalah dengan menambahkan biji-bijian ke dalam beras yang akan ditanak. Memang masih dapat menambah jumlah kandungan serat, tetapi jumlahnya masih jauh dari kebutuhan. Buah dan sayur sebagai sumber serat alami dalam ukuran rumah tangga adalah masing-masing dua porsi sehari.
          Sedangkan untuk pencegahan terhadap kanker bisa kita dapatkan pada buah-buahan seperti jeruk, anggur, dan brokoli yang kaya akan vitamin C. Karena terdapat senyawa nitrogen di dalamnya. Vitamin C yang tinggi dapat menurunkan resiko kanker esofagus, kandung kemih, payudara, serviks, lambung, serta usus besar. Begitu pula dengan buah berry.
          Hasil penelitian Journal of Clinical Oncology, menunjukkan bahwa buah delima dan tomat sama-sama sebagai asupan pencegah kanker. Karena di dalam tomat, terkandung likopen yang membantu pencegahan kanker prostat. Likopen sendiri merupakan antioksidan kuat. Sedangkan delima, kaya akan asam elagik. Asam elagik dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker. Asam elagik juga menonaktifkan senyawa penyebab kanker.
          Untuk menurunkan resiko kanker kolon (usus besar), lambung, dan paru-paru adalah ubi jalar. Kandungan betakarotennya lah yang mampu menguatkan dan melindungi tubuh terkena resiko yang disebutkan. Dan tahukah kalian jika bumbu dapur juga bisa sangat menyehatkan tubuh? Terutama bawang bombai dan kunyit?
          Kunyit sendiri memiliki kandungan kurkumin, bahan aktif yang berperan dalam antiinflamasi dan antioksidan. Lalu bawang bombai. Bawang unik yang ukurannya agak lebih besar dari jenis bawang merah dan putih ini ternyata memiliki kandungan senyawa anti-kanker.
          Dengan begitu, kita sudah mengetahui kalau hidup sehat bisa kita mulai dengan mengatur pola makan kita dengan banyak makan makanan yang mengandung serat, me-ngemil makanan seperti buah dan kentang panggang, dan terakhir berolahraga lah sering. Cukup meluangkan waktu 30 menit sehari untuk bergerak aktif dapat meningkatkan kekebalan tubuh.

Semoga bermanfaat :) 



Sumber :
womanhealth

 Artikel KoranTribun News, edisi 12 Oktober 2016.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar