Sudah pernah mendengar judul diatas
sebelumnya? Tentang bagaimanakah evolusi itu berawal? Untuk anak IPA, pasti
sudah paham perbedaan teori mereka dimananya. Karena memang terbilang cukup
mudah diingat, anak IPA kalau tidak hapal perbedaan teori ini pasti dia tidak
pernah membaca BAB tentang Evolusi.
Teori Darwin tentang evolusi adalah
berlangsung karena adanya seleksi alam. Hanya individu yang kuat beradaptasi
saja lah yang dapat bertahan, sedangkan yang lemah akan mati. Istilahnya seperti,
siapa yang kuat dia yang menang. Hukum rimba. Karena, kemampuan bertahan hidup
dan berkembang biak dapat diwariskan dari induk kepada keturunannya.
Sedangkan menurut Lamarck, evolusi itu
terjadi saat suatu organisme menggunakan suatu organ tubuh secara terus-menerus
karena pengaruh lingkungan sekitarnya, sehingga organ tubuh yang dibuat
beradaptasi akan berubah sesuai lingkungannya, dan yang jarang digunakan
sebaliknya, akan mengalami kemunduran. Kemampuan ini akan secara alami
diwariskan kepada turunannya.
Mereka sama-sama menggunakan contoh jerapah
sebagai bahan perbedaannya. Jadi menurut Darwin seperti ini, mengapa leher
jerapah yang kita kenal sekarang panjang? Nah, itu karena dulu jerapah ada yang
berleher panjang dan ada yang berleher pendek. Mereka hidup bersama dalam suatu
lingkungan yang menuntut semua jerapah memakan makanan dari pohon yang tinggi. Oleh
karena itu, bisa kita tebak bukan? Tentu saja jerapah leher panjang yang mampu
beradaptasi dengan lingkungan tersebut. Dan jerapah leher pendek mati, karena
makanan mereka tidak bisa terjangkau.
Kemudian menurut Teori Lamarck, masih
dengan kondisi lingkungan yang sama dan dengan jerapah leher pendek dan jerapah
leher panjang pula, Lamarck menyebutkan bahwa sebenarnya, leher jerapah yang
pendek, berusaha untuk menyesuaikan dengan pohon yang terdapat makanan mereka
disana. Jerapah menarik lehernya secara berkala untuk mencapai daun-daun dan
pucuk pada pohon tersebut.
Jadi, bisa disimpulkan kalau sebenarnya
kedua teori baik Darwin atau pun Lamarck, sama-sama masuk akal serta logis. Tidak
dipungkiri lagi bahwa memang sejatinya hanya makhluk yang paling sesuai dan
cocoklah yang dapat bertahan hidup. Lamarck juga mengakuinya. Namun, tidak ada
salahnya bagi jerapah tersebut mencoba untuk menyesuaikan diri terhadap pohon
yang menjadi ladang makanannya.
Semoga
bermanfaat :)
Sumber
:
Pujiyanto,
Sri dan Rejeki Siti Ferniah. 2014. Buku
Siswa Menjelajah Dunia Biologi Untuk Kelas XII SMA dan MA. Jakarta: TIGA
SERANGKAI. Halaman 202-203.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar